Selamat Datang

Ini bukan blog copy-paste! Dan juga bukan blog narsis publikasi diri!

Blog ini tidak didaftarkan atau diiklankan di mana pun, jika anda bisa melihat halaman ini berarti anda adalah termasuk salah satu yang beruntung. Baca seperlunya kemudian lupakan.

SEmoga BERmanfaat!


^_^

Jala Arteri

Lihat kemacetan klasik dari hasil pola pikir bahwa jalan masih pantas berdimensi satu. Bahkan di dalam kota pun diberlakukan sama, dan tidak sedikit yang berkeinginan untuk melewati akses tunggal pada saat berasamaan. Begitu juga dengan pengaturan lalu lintas yang sudah maksimal.

Sebenarnya benang dapat dijadikan jala, dan jalan dapat dijadikan jaring. Tidak hanya satu akses tunggal, tetapi perbesaran jaringan yang sebenarnya sudah ada sebelumnya, yaitu pengaltelerian jalan tikus. Setidaknya dengan mempromosikan jalan pintas menjadi alteri, aliran lalu lintas akan terbagi ke jala-jala yang sudah disiapkan. Kecuali mereka malas berpikir.

Cincin Ilmu

Jagalah hati dengan iman
Jagalah iman dengan ilmu
Jagalah ilmu dengan amal
Jagalah amal dengan ikhlas
Jagalah ikhlas dengan hati

Neural Chips

100.000 transistor bisa. Mengapa 100.000 neural tidak?

Sangat mungkin sekarang kita membangun sebuah multilayer neural chips dengan tipe dan mekanisme akses layaknya sebuah RAM. Alamat 0 hingga N dapat diisi dengan sebuah nilai weight, input, output, dan balikan. Pembelajaran dan kontrol dapat dilakukan dari controller maupun processor, seluruh data learning dapat dengan mudah diberikan dan dilakukan crosscheck dengan balikannya. Pemakaian neural chips memungkinkan penggunaan artificial intelligence dengan lebih cepat dan tepat. Kemungkinan besar dapat di deploy ke sebuah robot berbasiskan Android!

Spatial Reading

Sudut pandang lebih dari 90 derajat, sudut fokus lebih dari 1 derajat. Membaca cepat. Baris demi baris. Jika satu baris memakan tempat di mata sampai 1 derajat, maka memang itu optimal. Tetapi kebanyakan kasus pembacaan, 1 derajat mampu menampung hingga 3 baris. Kurang optimal.

Sedari kecil program menulis dan membaca diparadigmakan mengikuti baris demi baris, padahal sudut fokus dan sudut konsentrasi dapat dibiasakan lebih besar dengan latihan membaca 3 baris-3 baris, hingga otak mampu memahami. Bayangkan tulisan kanji tiga tingkat dan belasan coretan mampu dibaca sepintas bagi yang terbiasa. Sudah seharusnya kita berlatih sampai sanggup membaca 3 baris sekali ayun mata.

Tes sudut derajat Anda dengan telapak tangan, lihat tepi-tepi garis tangan tetapi fokuskan di tengah telapak, kemudian dekatkan tangan dari mata. Jika pinggir telapak sudah tidak dalam titik sudut konstentrasi maka akan terlihat kabur.

Latihlah sudut pandang, sudut konsentrasi, dan pelebaran fokus sudut konsentrasi Anda dengan gerakan telapak tangan membentuk angka 8, baik vertikal, horizontal, dan depan-belakang. Mulailah belajar melihat dan membaca secara spatial.

Extra Tanda Turun

Sampai-sampai bonus 50% di spanduk besar dipasang, sampai-sampai beli 2 dapat 1 di iklan koran digelar, sampai-sampai bonus 10.000 kali bebas komunikasi, sampai-sampai bonus piring-gelas-mangkok-panci-sabuncuci-sabunmandi-sandaljepit dilem ditempel. Semua itu hanya serangan marketing. Hanya tipu muslihat dagang.

Sejatinya, adanya bonus biasanya adalah tanda turunnya harga sebuah produk. Karena pasar sangat sensitif dengan masalah turunnya harga, dengan diikuti persepsi menghabiskan produk gagal atau pencitraan produk menjadi murahan, maka mereka menjaga harga tetap tinggi dan memberi pasar dengan suatu pandangan psikologi ekstra ini itu, yang belum tentu berguna, dan malah menambah ongkos belanja. Servis beli paksa bagaikan pengamen lampu merah.

DVD Cache 5GB

Loading... reading... NGGA LAGI!

Teknologi sekarang sudah sepantasnya mengadopsi modus one-scan-to-buffer untuk media read-only semacam DVD-ROM. Sekali baca mekanis, sesudahnya baca non-mekanis. Buat di rumah kenceng, buat di kendaraan lancar. Kapan ya?

Sumber Ide Bisnis

Malas dan ketidakmampuan adalah sumber dari ide-ide bisnis.

Chihuahua Command

Cari perhatian ketika jalan sore bersama chihuahua? Pegang ujung tali sang peliharaan, chihuahua jalan tak terkendali. Di mall, di taman, di jalan. Semua tertegun, lucu katanya, imut katanya. Anak kecil senang, orang tua tersenyum, dari lewat tetap dipandang sampai hilang dikerumunan. Pemilik keangkat gara-gara anjing keren.

Cari perhatian ketika jalan sore bersama robot chihuahua? Pegang ujung kabel robot berupa remote mungil, robot chihuahua jalan tak terkendali. Di mall, di taman, di jalan. Semua tertegun, lucu katanya, imut katanya. Anak kecil senang, orang tua tersenyum, dari lewat tetap dipandang sampai hilang dikerumunan. Semua mengira ini anjing asli. Pemilik keangkat gara-gara robot chihuahua KEREN!

Tanda Tingginya Tingkat Pendidikan

Pasar rakyat yang bersih.

Tanda Tegaknya Hukum

Tidak ada surat pembaca.

Mari Membuang Solusi

Beehh... ada acara dialog, ada acara kajian, ada acara debat, ada acara temuwicara, ada di rumah, ada di kampus, ada di radio, ada di televisi. Semuamua ngomong, semuamua mengungkap, semuamua bawa bukti, semuamua mempertahankan pendapat. Satu jam tidak cukup, seharian tidak tutup. Ngomong apa sih? Bahas apa sih?

Udah ditunggu sampai akhir, udah dinanti sampai selesai, ketika pendapat bertemu pendapat, ketika fakta bertemu fakta, ketika semua diungkap, ketika semua dilihat massa. Sedikit sekali kesimpulan yang diambil, lebih sedikit lagi yang ditulis diingat-ingat, lebih sedikit lagi yang dikaji ulang, bahkan lebih sedikit lagi yang diserahkan pada yang bersangkutan, bahkan bisa jadi tidak ada satupun yang ditindaklanjuti.

Trus ngapain dialog, ngapain kajian, ngapain debat, ngapain temuwicara, kalau semua kesimpulan, semua harapan, semua solusi yang dicipta, diangan-angan bersama, justru dibuang begitu saja, sok-sok "diserahkan kepada Anda semua". Dan kita anggap "itu semua dapat menambah sesuatu bagi pemirsa" DOANG!

Apa bedanya ama ngegosip, kalau tidak ditindaklanjuti? Telepon kek ke yang bersangkutan, sms kek ke yang berhubungan, imel kek ke yang memerintah, ngeblog kek ngumpulin solusinya. Begitu acara selesai, solusi yang dibuat, kesimpulan yang dikumpulkan, menguap bagaikan ngantuk.

Efesiensi Satu Merah

Kalau lampu merah rusak, hijau kuning ngga, jadinya tetep jalan.
Kalau lampu merah ngga rusak, toh berhentinya pas merah nyala.

Jadi ganti aja:

Merah: tetep merah yang nyala.
Kuning: merah kedip-kedip.
Hijau: merah mati.

Udah deh, yang tadinya 3 lampu, sekarang cuma butuh 1 lampu. Hemat.

Balada KTP

DETAIL

Background:
  • Bagian depan: peta Indonesia
  • Bagian belakang: foto terakhir
Data terlihat:
  • Nama lengkap
  • Nomor unik KTP nasional
  • Tempat/tanggal lahir
  • Jenis kelamin
  • Golongan darah
  • Alergi
  • SAI
  • SIM
  • Golongan wajib pajak
  • Tanda tangan

Data ceplongan ketertiban:

  • Pelanggaran lalulintas
  • Pelanggaran ketertiban umum

KETERANGAN

  • Foto background adalah foto terakhir yang diambil pada saat pendaftaran.
  • Gambar peta terdapat titik merah daerah asal.
  • Nomor unik KTP berdasarkan [tempatlahir][tanggallahir][2hurufinisial][2hurufinisialbapak][2hurufinisialibu], bagi bapak/ibu yang tidak diketahui diisi XX.
  • Pencantuman golongan darah dan alergi adalah perlu jika terjadi keadaan darurat.
  • SAI (Standar Alamat Indonesia). Jl. Nama jalan utama terdekat, no: A1A1 L1 T1W1 Nama Desa, Nama Kecamatan, Nama Kota. A1A1 adalah penomoran terurut huruf dan angka jika nomor rumah terjadi penggandaan. L1 adalah lantai, jika perlu. T1W1 adalah RT dan RW.
  • SIM yang dikuasai.
  • Golongan wajib pajak, A: Mampu. B: penghasilan rata-rata. C: penghasilan di bawah UMR. D: Kurang mampu dan spesial (penyandang cacat) E: anak-anak dibawah umur dan lansia.
  • Penggolongan digunakan untuk memberikan efek subsidi langsung ketika berbelanja.
  • Ceplongan ketertiban ada di dua sisi, setiapnya terdapat 5 kotak di tepi yang siap dilubangi apabila terjadi pelanggaran. Jika kelima pelanggaran lalulintas telah tercatat dan dilubangi oleh polisi maka SIM akan dicabut dan tidak boleh mengendara selama satu tahun. Ceplongan ketertiban umum sampai 5 kali maka diberi denda.

SMS Crosscheck

  • CEK [no KTP]: untuk mengetahui informasi status KTP secara lengkap. Termasuk jika buron atau yang seharusnya dalam tahanan.
  • HUT [no KTP]: untuk mengetahui status boleh tidaknya melakukan penebangan/pemanfaatan hutan.
  • GAL [no KTP]: untuk mengetahui status boleh tidaknya melakukan penggalian bernilai ekonomis.

DS Laptop vs TS Phone

Dual Screen Laptop

Tepat sekali! Ketika dibuka, netbook 10" itu ada dua touchscreen berhadapan. Di tengahnya diselipkan board tipis yang bisa dilepas/pasang untuk ngetik layaknya keyboard biasa. Begitu sampai rumah, dua buah layar monitor 19" dan sepasang mouse keyboard normal sudah menunggu. Dengan kemampuan grafis, prosesor, memory, dan solid state drive onboard yang sekelas desktop, ketika dipasangkan ke monitor, keyboard, dan mouse, jadilah apa yang saya impikan. The absolute mobile personal laptop. Ngga usah copy paste kerjaan lagi.

Triple Screen Phone

Ini juga tepat sekali! Diluarnya layaknya hp querty biasa. Layar lebar tapi tanpa trackball yang sensitif. Bodi tipis walaupun dibaliknya ada kamera 3,2 Megapixel micro CCD merangkap perekam VGA 30 fps stillpicture. Ketika dibuka, kedua tangkupnya terdapat dua touchscreen lebar hampir tanpa border. Sangat enak untuk baca buku dan internetan. Bagian atas dan bawahnya dapat dipasang pad kanan-kiri yang sebagai baterai tambahan dan menjadikan hpnya mirip Nintendo DS. Kapasitas flash memori included 32GB udah bisa buat macem-macem.

Tapi kapan ya orang lain mikir sampe situ?

Murah Bersyarat

Gratis nelpon... gratis sms... gratis internet... gratis blackberry... bonus liburan ke Bali lah... bonus motor lah... ah prek. Semua itu hanya mengajak kita, mengakali kita, memperdaya kita, menipu kita agar kita menyetor uang kepada mereka minimal 50.000 rupiah per bulan untuk biaya langganan pada mereka. Cari pelanggan tapi pake embel-embel dan iming-iming. Kalo mau murah ya murah saja. Ngga usah bonus-bonusan, ngga usah gratis-gratisan. Toh itu provider narsis, beraninya ke sesama. Begitu antar provider, mahal.

Kalau dihitung-hitung untuk biaya penipuannya (gratis ini itu bonus ini itu), ternyata mereka menganggarkan banyak sekali dana untuk usaha promosi dan pemasaran (baca: penipuan dan memperdaya). Kalau bagi pelanggan memang tampak murah. Jadi mengapa harus bersyarat? Anda juga tertipu ya?

Bisnis untuk Dibesarkan

Banyaklah kasus-kasus macam itu. Ingin usaha, untung-untungan. Ingin mulai usaha, tekor-tekoran. Ingin mimpi usaha, sempoyongan. Begitu jalan, syukuran. Begitu berkembang, kelabakan. Sang bodoh pun tak mau belajar. Sang pintar pun pikirannya bubar. Sok keren sudah punya bisnis. Sok keren sudah mapan. Sok keren sudah banyak langganan. Tak tahunya kapasitas terbatas. Tak tahunya bisnisnya itu-itu saja.

Sudahlah. Menyerah saja. Yang jadi langganan paling juga ngga lama. Bisnis kecil tetap kecil. Desain awal kecil-kecilan. Desain awal asal jalan. Tidak akan berkembang. Tidak akan berkuasa. Cuma kecil dan jalan, itu saja. Berharap mau mengalahkan pabrik raja.

Belajar dong bisnis, buat itu seperti bisnis surga. Besar, berkuasa. Kebanyakan pelanggan kok kerepotan, gitu mau jadi besar?

Rumah Expansif

Bagaikan mengikuti musim. Sebuah rumah sudah seharusnya dibuat dapat meluas dan menyempit. Tergantung keperluan. Jadi ketika sepi, rumah akan lebih kecil dan melebar ketika sanak saudara banyak yang datang. Atau hanya sekedar untuk rapat RT.

Mekanisme dan teknologi sudah mendukung. Hanya urusan uang dan niat saja untuk mewujudkannya. Atau kamu yang ngga kebayang aja dan cuma bisa heran ketika itu ada?

Tidak Untuk Hujan

Sepertinya dapat dibuktikan dengan mata kepala dan hujan yang turun deras ketika kita berada di tengah kota sambil memegang payung berbasah-basah. Gedung sebesar piramid, seluas bandara, seindah nirwana itu ternyata salah satu yang tidak didesain untuk menerima hujan. Dari jalan masuk, parkiran, pelataran, jalan antar gedung, semua harus berbasah-basah ketika melewatinya. Itu membuktikan bahwa desain mewah, desain arsitek terkenal, desain futuristik, desain minimalis, dan gubuk sama dan setingkat. Semuanya keindahan, keunikan, kesempurnaan gedung yang ada justru gugur ketika hujan turun. Semuanya berbasah-basah ketika hujan turun. Semuanya bawa payung ketika hujan turun.

Kemana aja yang sok arsitek selama ini? Liburan ke gurun?

Pengubur Potensi

Tak seperti supir truk super berat super lambat, mengalah ketika dikejauhan belakang ada yang lebih ringan lebih gesit, mendahulukan ketika di dekatnya ada yang lebih cepat lebih hebat, berusaha sadar diri bahwa kemampuan tidak sama rata sama tempurung. Justru yang kuasa membangun rencana masa depan, yang kuasa membimbing seluruh potensi langka sebagian dari calon-calon penerus bangsa, hanya memberi tujuan semu, hanya memberi harapan ragu. Alih-alih memberinya kesempatan didik yang lebih luas merata, alih-alih merencanakan bekal didik yang cepat mampat berguna, alih-alih mencetak manfaat didik yang bertujuan ekonomi dunia, mereka hanya seperti supir truk lambat pemegang palu, kertas, dan mulut saja.