Sebuah kenyataan yang menakutkan adalah bahwa neraka itu ada, dan sebagian besar manusia tidak menghiraukannya karena tidak ingin menerima kenyataan dan tidak ingin kenyamanan hidupnya terganggu!
Anda harus ragu pada agama anda, dan anda harus belajar dan menerima kenyataan pada apa yang sebenarnya terjadi di belakang agama-agama yang tersebar di bumi ini. Caranya adalah:
- Mempelajari sejarah agama dari awal mula manusia menurut yang anda anut hingga proses kitab suci akhirnya diturunkan, kemudian membandingkannya dengan sejarah agama yang lain. Hal ini sangat berat dilakukan mengingat kita terlalu sibuk dengan urusan sehari-hari. Yang paling mudah adalah dengan menanyakan pada pemuka agama anda, bagaimana agama-agama lain di bumi ini sebelum agama anda akhirnya diturunkan ke bumi? Bila ada gambar sosok tuhan itu didapat dari mana, siapa yang pertama menggambar, bagaimana sejarah penggambarannya, mengapa ada simbol ini dan itu. Sudah seharusnya anda memilih agama yang menekankan anti-simbolisme dan anti-mistisme.
- Membandingkan isi kitab suci agama anda dengan kitab suci agama-agama lain. Ini juga berat dilakukan mengingat kita juga terlalu sibuk dengan urusan-urusan sehari-hari. Tetapi bila anda sempat, coba buka internet atau tanya pada orang-orang yang lebih tahu mengenai: siapa pengarangnya, siapa penulisnya, bagaimana sistem pencatatannya pada jaman dahulu, apakah sudah ada perubahan hingga kini. Yang harus diingat untuk memudahkan pengujian siapa pengarangnya adalah dengan melihat penggunaan kata ganti orang pada isi kitab tersebut. Adanya penggunaan kata ganti orang ketiga yang menunjuk pada tuhan berarti kitab tersebut dikarang oleh seorang manusia.
- Menguji kemampuan agama anda dengan kemampuan agama lainnya. Hal yang satu ini yang cenderung mudah dilakukan. Kemampuan kitab suci harus dapat mengatasi SELURUH masalah-masalah kemanusiaan yang ada di muka bumi ini, meskipun manusia-manusianyalah yang urung melaksanakannya. Coba lihat bagaimana agama-agama yang ada memberi solusi persoalan kemiskinan, penipu di perdagangan, perang saudara, alkohol, seks bebas, kawin-cerai, menghargai orang tua, sampai global warming. Atau anda lihat seperlunya saja, bagaimana agama anda menawarkan solusi pada masalah yang anda punya. Anda ingin cepat kaya bagaimana solusinya, anda ingin memiliki kekuasaan bagaimana solusinya, atau anda ingin cepat menikah bagaimana solusinya. Jika agama anda tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu, maka anda boleh ragu.
- Yang paling mudah dan pokok adalah dengan mencari pernyataan tuhan pada kitab suci yang diturunkan. Cari pernyataan seperti "Aku ini tuhanmu, maka sembahlah Aku... " (dengan kata ganti orang pertama), jika tuhan saja tidak pernah mengatakan ia tuhan dan menyuruh manusia untuk menyembah, maka hukum dasar agama tersebut untuk menuhankan dan menyembah tuhan tidak akan pernah kuat. Jangan mengira-ira itu tuhan kalau ia tidak pernah menyatakannya secara gamblang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tanggapan anda?