Apa weton itu? Dari mana asalnya? Siapa yang pertama 'ngarang'?
Bisa-bisanya hari baik dihitung jadi hari jelek, bisa-bisanya hari biasa dihitung jadi hari terbaik. Busyet! Hebat sekali kalkulator weton. Dan itu sok sok berlaku general di seluruh pelosok jawa!
Weton adalah salah satu ilmu alih psikologi. Ilmu yang membuat suatu rasa percaya terhadap sesuatu dengan jalan memberikan rumus-rumus entah dari mana dapatnya. Kebanyakan ilmu alih psikologi adalah campuran ilmu-ilmu logika populer dan ilmu-ilmu klenik mistis. Keduanya adalah panduan yang serasi untuk membangun sebuah ilmu yang syarat dengan 'teka-teki' kebenaran, kepastian, atau keragu-raguan secara terus-menerus, turun-temurun. Alhasil, ilmu tersebut belum pernah terkuak ke permukaan, belum pernah dipublikasi pada dunia, melainkan hanya dikuasai oleh sedikit orang yang kemungkinan besar telah terjerumus dalam sebuah dunia pemikiran abu-abu.
Weton jelas-jelas menghitung hari dengan membagi lima. Sama persis dengan intrik-intrik yang dibuat oleh bangsa China kuno. Sebuah bangsa yang notabene dari jaman dahulu ramai dengan kepadatan penduduk dan perdagangannya. Sebuah bangsa yang setiap orangnya ingin agar survive keadaan ekonominya. Terlalu banyak orang, terlalu banyak pedagang, terlalu banyak pesaing. Dari situ sangat banyak mereka yang menjual ilmu-ilmu palsu, ilmu-ilmu alih psikologi, ilmu-ilmu logika mistis yang mereka karang sendiri, mereka kira-kira sendiri, mereka rumuskan sendiri. Semakin rumit dan semakin menguasai si pencipta ilmu akan semakin banyak yang datang padanya. Konsultan gratis untuk ilmu antah berantah. Dan beberapa di antara mereka yang berhasil dipercaya banyak orang selamat. Hingga akhirnya sampai ke tanah jawa. Lengkap dengan rumus-rumus tidak jelas dan entah dari mana datangnya. Mereka dulu bilang dari leluhur. Kita sekarang bilang juga dari leluhur. Ya, leluhur yang tidak bertanggung jawab! Leluhur yang tidak meninggalkan jejak awal mula ilmu, dan membuat sebagian besar dari kita hanya bisa ragu-ragu.
Intinya, semua yang ada sangkut pautnya dengan weton adalah hoax tempo dulu. Basi!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tanggapan anda?