Pun dia, pun mereka, pun yang baru, pun yang lama, sama saja. Mengganggap rumusan itu benar 4 dengan 4 padahal jauh dari tepat. Mengganggap campurannya itu menarik tetap dengan tetap padahal dihitungnya tidak sama. Kemudian diteruskannya kepada pensil, kepada kertas, kepada ketik, kepada mata-mata yang menelusuri. Kemudian diteruskannya kepada buku dan anak cucu. Tetap seakan itu rumusan baku. Bukan, bisa lebih dari itu. Kata-kata itu banyak, sebanyak air dibanding ikan, sebanyak langit dibanding awan. Jangan kita kurung mereka pada persegi 4 dengan 4. Mereka sudah bosan!
^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tanggapan anda?